N_ry

N_ry

Jumat, 22 Oktober 2010

Media Implementasi Jaringan


1. Kabel Twisted Pair (shielded dan unhielded)
• Kabel twisted pair dapat di bagi menjadi dua macam yaitu shielded yang memiliki selubung pembungkus dan unshielded yang tidak mempunyai selubung pembungkus. Kabel ini mempunyai karakteristik sebagai berikut:

merupakan sepasan kabel yang di-twist satu lain sama lain dengan tujuan untuk mengurangi interferensi listrik.
• dapat terdiri dari dua, empat, atu lebih pasangan kabel.
• ada dua jenis kbel twisted pair yaitu UTP (unshielded twisted pair) dan STP (shielded twisterded pair)
• dapat melewati signal sampai 10-100 Mbps
• hanya dapat menangani satu channel data (baseband)
• koneksi pada twisted pair biasanya menggunakan konektor RJ-11 RJ-45
• STP lebih tahan interferensi dari pada UTP dan dapat beroprasi pada kecepatan yang lebih tinggi sampai 100 Mbps, namun lebih sulit datangani secara fisik.

Gambar Kabel UTP
• 2. Kabel Koaksial

Kabel ini mempunyai sifat-sifat sebagai berikut:
• paling populer digunakan pada Local Area Network(LAN)
• memiliki bandwidth yang lebar, sehingga bisa digunakan untuk komunikasi broadband (multiple channel)
• ada bebrapa macam jenis kabel coax seperti kabel TV, thick, ARCnet, dan thin coax.
• thick coaxial dikenal dengan nama 10Base5, biasanya digunakan untuk kabel backbone pada instalasi jaringan enthernet antar gedung, kabel ini sulit ditangani secara fisik karna tidak fleksibel dan berat, namun dapat menjangkau jarak 500 mbahkan 2500 m dengan repeater.
• thin coaxial lebih dikenal dengan nama RG-58, cheapernet, 10Base2, dan thinnet, biasanya digunakan untuk jaringan antar workstation. Dapat digunakan untuk implementasi topologi bus dan ring karna mudah datangani secara fisik.
Gambar kabel koaksial thick atau thick ethernet
3. Fiber Optik
• mahal
• banwidth lebar
• hampir tidak ada resistansi dan loss
• tidak bisa di-tap di tengah
• tidak terganggu oleh cuaca dan panas
• merupakan salah satu kabel utama di masa depan

Gambar Fiber Optik

4. Wireless
• instalasi mudah dilakukan
• setiap workstation berhubungan dengan hub atau cosentrator melalui gelombang radio atau infra merah
5. Komponen Jarinag Ethernet

Sampai saat ini Ethernet menggunakan media kabel thin coax, thick coax, fiber oftik,
dan UTP dengan jumlah node maximum 1024.
pada instalasi jaringan yang luas, biasanya antar gedung :
• Biasanya digunakan kabel fiber oftik atau thick coax sebagai backbones.
Kabel backbones ini berfungsi sebagai bus segment linier dengan panjang
maximum 500 m, dan 2500 m jika menggunakan repeater, dimana satu segment dapat di hubungkan dengan 100 node.
• Komputer di hubungkan ke backbones dengan menggunakan drap cable, melalui sebuh transceiver.

Gambar Thick coax sebagai backbone pada jaringan thick-ethernet
Untuk instalasi yang lebih kecil, biasanya dalam satu gedung:
• dugunakan kabel thin coax atau UTP
• jarak maksimum satu segment kabel thin coax adalah 185 m - 300 m dan 100 node per segment.
• kabel UTP digunakan dengan topologi star, dan memerlukan sebuah hub atau cansentratar yang diletakan di tengah-tengah topologi star.

Gambar Implementasi ethernet dengan thin-coax